Monday, January 30, 2012

Bagaimana Kopi mengubah Amerika Serikat?

Perkembangan Kopi di Amerika hingga mengubah Dunia.

Bagaimana kopi bisa mengubah Amerika Serikat. Ternyata ceritanya cukup seru. Kopi adalah minuman yang akhirnya digemari dan dikenal di dunia. Sementara di Amerika Serikat kopi mulai digemari dimulai sejak lama. Pada awalnya yang menjadi minuman yang digemari memang bir. Mungkin sampai saat ini juga. Namun beginilah ceritanya tentang kopi.


Pada tahun 1670 Dorothy Jones dari Boston mendapatkan ijin untuk menjual kopi, dan menjadi Penjual Kopi pertama di Amerika. Tahun 1888 kopi menggantikan bir sebagai minuman pagi sebagaimana di New York City. Tahun 1700 teh dan kopi mulai menempati tempat yang sama sebagai minuman yang dirasakan enak. Hal ini mengubah pesta teh di Boston yang sangat terkenal pada tahun 1733, meskipun setelah itu minum teh di Amerika menjadi mendapatkan sebutan 'tidak patriotik'.

Pesta teh Boston pada tahun 1733 berencana mengubah nama kafenya menjadi 'The Green Dragon'. New York Stock Exchange dan The Bank of New York dimulai dari rapat-rapat di Warung Kopi, ang sekarang terkenal dengan nama Wall Street. George Washington founding fathers Amerika Serikat saat revolusi merencanakan dan menentukan strategi nasionalnya di Coffehouses atau warung kopi.

Perang saudara atau Civil War di Amerika mengangkat popularitas kopi menjadi lebih tinggi. Pejuang dan prajurit saat pergi berperang selalu membawa biji kopi sebagai kebutuhan utama. Hal ini terjadi pada tahun 1861 hingga tahun 1865. Dan seorang bernama James Mason membuat wadah kopi (coffee percolator) yang menjadi dasar alat pembuat kopi modern, dan juga membuat kopi menjadi lebih mudah didapatkan bagi kalangan menengah.

Pada tahun 1901, kopi instan pertama ditemukan oleh seorang Jepang-Amerika bernama Satori Kato, seorang ahli kimia dari Chicago.

Saat Perang dunia ke 1, Dehydrated packet of Coffee menjadi standar dalam kebutuhan militer atau perlengkapan militer. Di sinilah penggunaan cangkir yang terbuat dari baja menjadi menarik dan kadang menggunakan korek api darurat untuk menghangatkan kopi, ketika cemas dengan perintah komandan mereka. Hal ini terjadi diantara tahun 1914 hingga 1918.

Pada tahun 1920 - 1930, setelah kembali dari perang. Prajurit-prajurit tersebut selalu minum kopi berberapa kali dalam sehari, jadi perkembangan warung kopi di Amerika bertambah sebanyak 450% setelah perang dunia pertama. Saat itu orang-orang pada umumna pergi ke restoran untuk makan atau rumah kopi atau warung untuk minum.

Para pejuang perang dunia pertama atau prajurit militer yang sudah pulang ke rumah, selalu berusaha untuk minum kopi dan makan di restoran terdekat. Dan hal ini menjadikan ikon makan malam Amerika terlahir.

1940 - 1950, Inggris menemukan 'tea time' namun Amerika menemukan 'Cofee break'. Praktiknya dimulai ketika dimulainya era Perang Dunia ke 2, pabrik-pabrik memberi para pekerjanya waktu istirahat dan kafein. Ada iklan cerdas yang dikampanyekan di tengah tahun 1950an oleh Pan America Coffee Buerau, bahwa 70 - 80 % pekerja di Amerika memerlukan coffee break baik pekerja pabrik maupun pekerja kantoran.

Tahun 1970, tahun 70an adalah tahun lahirnya rumah-rumah kopi yang mengkhususkan dirinya sebagai penyedia kopi. Salah satunya yang kondang adalah Starbucks Coffee di Seattle pada tahun 1971, yang menjual biji kopi segar dan perlengkapan pembuatan bir.
starbucks cofee
Pada tahun 1995 hingga sekarang Starbuck menjadi referensi pop culture atau budaya pop, menjadi toko yang selalu ada pada setiap blok dan dalam beberapa kasus malah di setiap sudut tempat. Model Starbucks di tiru diseluruh dunia. Dari tahun 1995 hingga tahun 2000, konsumsi kopi melambung hingga 700%. Dari tahun 200 hingga sekarang, kopi sangat berjaya dan seakan tak ada yang akan menyaingi kepopulerannya.
Judul: Bagaimana Kopi mengubah Amerika Serikat? ; Ditulis oleh Bolo Srewu ; Rating Blog: 4.5 dari 5

2 komentar :

Post a Comment