Saturday, February 18, 2012

Kronologi penangkapan Jhon Kei

Adik kandung John Kei, Tito Refra Kei, berada di hotel C'One Pulomas, Jakarta, saat penangkapan terjadi. Dia pun menceritakan kronologi kejadian yang berbuntut pada penembakan tersebut.

Tito Kei, adik kandung sekaligus pengacara John Kei mengungkapkan abangnya tidak melawan saat ditangkap polisi. "Polisi main tembak saja," kata Tito Kei kepada Tribunnews.com, Sabtu (18/2/2012) dini hari.


Tito menceritakan, saat itu John Kei sedang berada di kamar 501 Hotel C'One Jakarta Timur. Tiba-tiba saja polisi masuk. "Siapa yang mau melawan jika ada di dalam kamar hotel?" kata Tito.

Tak berselang lama setelah polisi masuk, perwira polisi langsung berteriak. "Polisi itu memaki dengan kata-kata kotor," kata Tito. Setelah memaki, terdengarlah suara tembakan.

"Bukan, bukan berteriak jangan bergerak, tapi memaki," kata Tito.

Sampai dini hari tadi Tito mengaku belum mengetahui atas kasus apa abangnya ditangkap dan ditembak.

Berikut kronologi yang disampaikan Tito saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Sabtu (18/2/2012), dinihari:

Pukul 19.30 WIB

Tito sedang duduk di sebuah restoran di Hotel C'One. Saat itu, seluruh pagar dan pintu hotel sudah ditutup oleh kepolisian. Banyak mobil aparat yang masuk ke dalam hotel.

Tito saat itu ditanya soal keberadaan John Kei. Namun dia mengaku tidak tahu karena baru saja tiba di hotel.

Pukul 20.00 WIB

100 Polisi bergerak masuk ke dalam hotel. Tak lama berselang, Tito melihat John Kei sudah keluar dari kamar hotel dengan kaki terluka di bagian kanan.

Pukul 20.30 WIB

John Kei dibawa ke Polda Metro Jaya untuk mendapatkan perawatan pertama. Di Polda, Tito sempat menanyakan kasus apa yang menjerat kakaknya dan alasan penembakan, namun dia tidak mendapat jawaban.

Pukul 22.00 WIB

John Kei dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapat perawatan. Baik Tito maupun tim kuasa hukum John saat ini sedang menunggu supaya bisa menjenguk.

Berkembang kabar, Jhon Kei diduga kuat terlibat kasus pembunuhan pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono (45). Tan tewas pada 26 Januari 2012 lalu. Mayat Tan ditemukan di atas sofa kamar hotel Swiss-belhotel Sawah Besar Jakarta Pusat. Sebelumnya polisi juga sudah menangkap beberapa tersangka kasus ini.

Penangkapan Jhon Kei atau John Kei hanya 15 menit

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya menangkap gembong preman John Refra alias John Key. Tokoh kelompok pemuda Angkatan Muda Kei (AMKEI) itu ditangkap polisi saat berada di sebuah kamar di Hotel C’one, Pulomas, Jakarta Timur.

Tito Refra, adik kandung John Key, yang juga berada di Hotel C’one mengatakan mengatakan penangkapan tersebut berlangsung sangat singkat.  “Tidak ada setengah jam. Paling hanya 15 menit,” kata Tito saat ditemui di Rumah Sakit Kepolisian Kramat Jati pada Sabtu 18 Februari 2012.

Menurut Tito penangkapan tersebut terjadi sekitar pukul 19.30. Malam itu kebetulan ia bertandang ke Hotel C’one untuk bersantai-santai dan bertemu rekan kantornya. Ia datang bersama dua adiknya bernama Jusuf Fakaubun alias alias Pokem dan Amko. Saat itu mereka tidak tahu bahwa John Key sedang berada di hotel tersebut.
“Kami memang jarang komunikasi,” katanya.

Tak berapa lama setelah tiba di hotel, polisi datang menggerebek hotel. Menurut perkiraan Tito, jumlah mereka mencapai seratus. “Datang menggunakan puluhan mobil plat hitam,” katanya.


Ia juga sempat melihat ada satu personil tentara berseragam loreng hijau dan mobil patrolinya ikut memantau. “Mereka bertanya di mana John, saya jawab tidak tahu,” katanya.

Tak berapa lama polisi menemukan keberadaan John. Ia tengah berada di sebuah kamar. Tapi Tito tak tahu di mana kamar itu berada dan siapa yang menemani John Key di sana. Setelah polisi menggerebek kamar tersebut muncullah sosok John Key. “Ia dipapah, tangannya diborgol dan kakinya ditembak,” kata Tito.

Belum ada pernyataan resmi dari polisi yang menjelaskan alasan penangkapan John Key. Tapi informasi yang dihimpun dari penyidik menyatakan bahwa ia ditangkap atas keterlibatannya dalam kasus pembunuhan mantan Direktur Power Steel Mandiri Tan Harry Tantono, 45 tahun.

Kasus pembunuhan tersebut terjadi pada Kamis 26 Januari 2012 malam di Swiss-Bel Hotel, Sawah Besar Jakarta Pusat. Tan Harry Tantono tewas dengan luka tusukan di sekujur badannya, tubuhnya terkulai tak bernyawa di sofa kamar 2701 hotel tersebut.
Via Detik, Tempo dan Tribun
Judul: Kronologi penangkapan Jhon Kei ; Ditulis oleh Bolo Srewu ; Rating Blog: 4.5 dari 5

0 komentar :

Post a Comment