Tuesday, March 20, 2012

Stres : Tips dan cara mengatasi


Apa itu stres?

Stres sulit didefinisikan atau diukur. Beberapa orang berjuang dalam gaya hidup yang sibuk dan mampu mengatasi krisis kehidupan dengan baik. Orang yang lainnya merasa tegang dan tertekan oleh sedikit penyimpangan dalam kehidupan rutin harian mereka. Banyak orang malah terjatuh diantaranya, namun mungkin ada juga yang memerlukan waktu untuk menghadapi kenaikan tingkat stres.

Tanda-tanda akan stres termasuk:

· Tidak bisa tidur dengan nyaman karena kekhawatiran yang terus berputar-putar dalam pikiran Anda.

· Menjadi tidak sabar dan tersinggung pada masalah sepele.

· Tidak bisa berkonsentrasi karena banyak hal yang dipikirkan.

· Tidak bisa membuat keputusan.

· Lebih banyak minum dan merokok.

· Makan tidak nikmat.

· Tidak bisa santai, dan selalu merasa bahwa sesuatu harus segera dilakukan.

· Merasa tegang. Terkadang merasa ‘kejang’ di perut, atau merasa keringatan dengan mulut yang kering atau deg-degan.

Terkadang stres terbentuk dengan cepat. Misalnya karena kemacetan lalu lintas yang tidak diharapkan. Terkadang dirasakan terus-menerus. Misalnya karena sebuah pekerjaan yang sulit.

Apakah stres berbahaya?

Stres yang dirasakan terus-menerus bisa berakibat buruk bagi kesehatan, walaupun sukar untuk dibuktikan. Misalnya, stres kemungkinan merupakan faktor resiko dalam mengembangakan masalah jantung di kemudian hari. Stres mungkin juga turut menyumbangkan penyakit fisik yang lain dalam beberapa cara yang sukar dimengerti. Misalnya, diperkirakan bahwa sindrom usus yang suka kambuh, migran, sakit kepala karena tegang, dan kondisi yang lain menjadi lebih buruk seiring naiknya tingkat stres. Bagaimana Anda bekerja, menjalin hubungan dengan orang lain, mungkin juga dipengaruhi oleh stres.

Bagaimana mencegah stres?

Berikut saran yang mungkin bermanfaat untuk mengatasi stres, beberapa lebih tepat bagi sebagian orang daripada yang lainnya.

Daftar Stres : Cek Lis Stres

Anda bisa mencoba membuat daftar stres. Cobalah untuk menyimpan diary selama beberapa minggu atau lebih, dan buatlah daftar waktu, tempat, dan orang-orang yang memperburuk tingkat stres Anda. Mungkin muncul sebuah pola. Apakah jalan yang Anda lalui saat pergi bekerja yang mengacaukan Anda saat memulai hari kerja? Mungkin supermarket, anjing sebelah rumah, rekan kerja, atau sesuatu yang serupa yang terus terjadi dan menyebabkan Anda stres. Segera setelah mengenali penyebab stres apapun, dua hal mungkin bisa membantu:

· Jika Anda mendiskusikan dengan seorang teman dekat atau anggota keluarga, mungkin bisa membantu mereka dan Anda untuk menyadari alasan-alasan mengapa Anda merasa stres. Dengan membiarkannya berlalu mungkin bisa membantu.

· Situasi ini bisa digunakan sebagai isyarat untuk beristirahat. Anda bisa menggunakan teknik relaksasi yang sederhana (lihat bawah) saat situasi stres terjadi atau ingin mengantisipasi situasi tersebut. Misalnya, coba untuk meregangkan leher saat berada di dalam kemacetan lalu lintas daripada menjadi tegang dan stres.

Mencoba teknik relaksasi sederhana

· Ambil napas yang dalam. Hal ini berarti mengambil napas panjang dan pelan lalu dengan sangat perlahan menghembuskannya. Jika Anda melakukan hal ini beberapa kali, dan berkonsentrasi dengan penuh saat bernapas, Anda akan lebih relaks.

· Meregangkan otot. Coba memutar leher ke dua arah yang berbeda sejauh itu nyaman dilakukan, kemudian relaks. Cobalah menegakkan bahu dan otot belakang untuk beberapa detik, dan kemudian sepenuhnya relaks.

Cobalah melakukan teknik sederhana ini ketika Anda merasa relaks, dan kemudian lakukan dengan rutin saat menemui situasi yang membuat stres.

Relaksasi positif

Buatlah waktu khusus untuk melakukan relaksasi dengan positif. Jangan biarkan relaksasi dilakukan atau tidak dilakukan karena pekerjaan, keluarga, dll. Buatlah rencana dan nantikanlah rencana tersebut. Beda orang menyukai hal yang berbeda pula. Berendam yang lama, berjalan-jalan, duduk-duduk atau sekedar mendengarkan musik. Waktu relaksasi ini tidak pernah sia-sia, dan Anda tidak seharusnya merasa bersalah karena tidak ‘melakukan hal yang berarti’. Waktu tersebut bisa jadi menjadi refleksi dan mengembalikan pandangan hidup yang baik. Beberapa orang menganggap perlu untuk membuat program relaksasi seperti meditasi atau olahraga otot.

Waktu Keluar

Cobalah untuk beberapa kali dalam sehari untuk ‘berhenti’ dan menggunakan waktu untuk keluar. Misalnya, bangun pagi 15-20 menit lebih awal dari yang Anda perlukan sebagai sebuah awal yang bagus. Anda bisa menggunakan waktu tersebut untuk berpikir dan membuat rencana untuk menyongsong hari, dan mempersiapkan hari tanpa terburu-buru. Makan sianglah secara teratur dan benar, lebih disukai yang jauh dari tempat kerja. Jangan bekerja pada saat makan siang. Jika pekerjaan sedang ketat, bila memungkinkan cobalah ambil 5 atau 10 menit keluar selang beberapa jam untuk relaks.

Sekali atau dua kali seminggu, coba untuk merencanakan waktu untuk sendiri. Misalnya, jalan-jalan santai atau duduk di taman seringkali membantu meredakan keributan dan kesibukan kerja.

Olahraga

Banyak orang mengatakan bahwa olahraga teratur mengurangi tingkat stres mereka. (Juga membantu tetap fit dan membantu mencegah penyakti jantung). Olahraga apapun baik, namun cobalah setidaknya 30 menit olahraga setidaknya lima hari seminggu. Jalan cepat merupakan hal yang baik untuk mengawali hari jika Anda tidak terbiasa dengan olahraga. Selain itu, olahraga teratur juga baik bila Anda mengalami susah tidur.

Merokok dan alkohol

Jangan bodoh karena berpikiran kalau merokok dan minum minuman beralkohol bisa membantu mengatasi stres. Anggapan bahwa minum alkohol bisa menenangkan saraf seringkali salah dan hanya menambah permasalahan kebiasaan minum-minuman.

Hobi

Banyak orang menganggap sebuah hobi yang tidak memiliki batas waktu, tanpa tekanan, dan bisa dilakukan dan ditinggalkan dengan lebih mudah, mennghindarkan pikiran dari stres. Misalnya, sport, merajut, musik, membaca, dll.

Pengobatan

Beberapa orang merasakan stres yang semakin berat atau sukar untuk diatasi. Pergilah ke dokter jika stres dan kecemasan semakin buruk. Pengobatan lebih lanjut seperti konseling atau meditasi mungkin lebih tepat.

Sumber
Judul: Stres : Tips dan cara mengatasi ; Ditulis oleh Bolo Srewu ; Rating Blog: 4.5 dari 5

0 komentar :

Post a Comment