Tuesday, April 10, 2012

Dahlan Iskan terbelit jalan Tol


Macet : Dahlan Iskan ngamuk, beberapa waktu yang lalu pak Dahlan mengamuk karena macet di jalan tol. Berita di bawah dikutip dari Detik.com, bahwa ternyata banyak pihak yang mengurus jalan tol, sehingga kadang terjadi kalang sengkarut dalam penataan jalan raya. Entah mana lagi yang tidak diketahui oleh orang sekaliber Dahlan Iskan sehingga harus meminta maaf karena terlalu banyak pemain di Jalan Tol.

Mengapa hal ini bisa terjadi?. Banyak yang tahu dan sudah jadi rahasia umum tentang tender di bawah tender, hingga sampai ke tangan yang sangat banyak. Semua orang butuh pekerjaan namun untuk menanganinya diperlukan juga keterbukaan dan kemudahaan akses kepada masyarakat untuk bisa tahu.

Menjadi pertanyaan penting sebenarnya kenapa hal ini bisa terjadi? Apakah pencucian uang? atau saking kayanya negara ini sehingga harus digerogoti dengan banyak hal yang menyebabkan keuntungan yang seharusnya dipegang justru malah terlaporkan defisit?

Sungguh sayang, mengapa hal pekerjaan umum yang seharusnya murah dan terjangkau harganya namun karena dengan birokrasi yang berbelit-belit dengan tender di bawah tender atau proyek di bawah proyek, akan membuat harga yang murah menjadi sangat tinggi. Dan tentu saja perusahaan yang banyak berdiri tersebut tidak dapat lekas kaya dan besar karena margin keuntungan yang tentunya tidak logis, atau karena budaya mark up masih terlalu subur?

Begini berita yang bersumber di tulis di sana:

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan kemarin beraksi menggratiskan pintu tol Ancol Barat karena terjadi antrean yang luar panjang. Dahlan tidak tahu tol tersebut bukan milik Jasa Marga.

Dalam pernyataannya kepada detikFinance yang dikutip, Selasa (10/4/2012), demikian permintaan maaf Dahlan:

Dengan ini saya minta maaf karena menggratiskan banyak mobil yang lewat pintu tol Ancol Barat. Ternyata pintu tol itu bukan milik Jasa Marga (BUMN), tapi milik swasta, CMNP. Saya minta maaf kepada manajemen CMNP (PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk) karena saya mengira itu tol milik Jasa Marga. Langkah saya itu semata-mata didorong rasa tanggung jawab setelah melihat kemacetan yang luar biasa yang diakibatkan kurangnya loket pintu tol tersebut pada jam-jam seperti itu. Meski minta maaf saya tetap mengharapkan ada penanganan yang lebih baik dengan cara menambah loket atau untuk sementara menambah tenaga manusia untuk menjadi 'loket berdiri'. Harapan ini saya sampaikan karena pintu tol tersebut menyebabkan kemacetan yang luar biasa di tiga jurusan sekaligus. Kalau pun permintaan maaf saya ini dinilai kurang memadai, saya bersedia mengganti biaya tol mobil-mobil yang saya gratiskan tersebut.

Meski begitu, manajemen CMNP tidak akan meminta ganti rugi kepada Dahlan. Manajemen CMNP mendukung langkah Dahlan dan menjadikannya sebagai masukan.

Seperti diketahui, tol Ancol Barat tersebut bukanlah milik negara atau BUMN, melainkan milik PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP). Perusahaan jalan tol yang 70% sahamnya beredar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan Informasi yang dihimpun detikFinance, Jasa Marga punya saham di CMNP, namun jumlahnya tidak signifikan, hanya sekitar 4%. Bahkan, Jasa Marga sudah berniat untuk menjual saham tersebut.

Sumber : Ini Permintaan Maaf Lengkap Dahlan Iskan Karena Gratiskan Tol Ancol
Dahlan Iskan terbelit jalan Tol
Ditulis oleh: Horizon Inspirasi pada 10 April 2012
Rating: 4.5
Judul: Dahlan Iskan terbelit jalan Tol ; Ditulis oleh Bolo Srewu ; Rating Blog: 4.5 dari 5

0 komentar :

Post a Comment