Sunday, April 1, 2012

Leonid Shebarshin, mantan KGB meninggal bunuh diri


Mantan pimpinan mata-mata Uni Soviet -KGB- Leonid Shebarshin ditemukan meninggal bunuh diri di Moskow oleh anak menantunya. Leonid Shebarshin pernah memimpin KGB pada tahun 1991 sebelum Uni Soviet bubar meninggal dalam usia 77 tahun.

Leonid Shebarshin ditemukan oleh menantunya setelah meninggal bersama sebuah senjata dan catatan. Menurut Polisi setempat diperkirakan dia bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri.

Dalam catatan tersebut Leonid Shebarshin menulis bahwa pada 29 Maret jam 17.15 mata kirinya tak befungsi dan dia menjadi buta. Memang pada akhir-akhir ini dikabarkan dia mengeluhkan kesehatannya. Di tambahkan oleh temannya Lev Korolkov bahwa dia juga sedang depresi karena banyak orang yang membicarakannya.

Catatan yang di dapatkan oleh LifeNews:

“29 March 17.15 – the left eye stopped working. 19.00 I have gone completely blind.”

Kata-kata Lev Korolkov pada RIA Novosti:
“Those close to him say even three months ago he was sociable. But for the last month avoided contact, and seemed down about things when people spoke to him. It might have been depression, or a serious illness,”

Leonid Shebarshin Mata-mata terakhir Uni Soviet


Leoni Shebarshin berpendidikan sebagai penterjemah beberapa bahasa Timur, namun dipindahkan ke bagian intelijen asing setelah bekerja di Kedutaan Uni Soviet di Pakistan. Setelah itu karirnya benar-benar meroket.

Catatan sukses pertamanya adalah keberhasilannya merekrut mata-mata di India pada tahun 1975, saat perang dingin Uni Soviet dan Negara Barat untuk mempengaruhi kaum sosialis demokrat.

Misi keduanya adalah Iran dimana ada tahun 1979 dia mengikuti Revolusi Islam Iran pada saat itu.

Misi ini adalah misi paling menantang di karirnya. Bukan hanya karena banyaknya pertentangan di rejim penguasa namun juga banyaknya anggota jaringan mata-mata yang membelot pada tahun 1982.

Shebarshin dan 17 orang agen Uni Soviet diusir dari Iran. Pimpinan Partai Komunis Iran ketahuan kalau anggotanya seluruhnya adalah agen yang bekerja untuk Soviet. Partai Komunis Iran kemudian dibubarkan dan semua anggotanya di penjara.

Meski gagal di Iran, pimpinan Soviet memberikan posisi di Direktorat Utama Intelijen Asing KGB selama 5 tahun untuk Shebarshin.

Mendekati bubarnya Uni Soviet dan menurunnya ketegangan perang dingin, Shebarshin mengkoordinasikan pada jaringan-jaringan mata-mata di negara barat dan dimana-mana untuk memastikan bahwa Uni Soviet adalah bukan musuh lagi.

Karir Leonid Shebarshin sebagai mata-mata berakhir bersama-sama dengan bubarnya KGB.

Ketika pimpinan garis keras Komunis melancarkan kudeta kepada presiden reformis Mikhail Gorbachev, Shebarshin memperlihatkan kenetralannya dengan menghabiskan waktunya untuk main tenis.

Setelah semuanya selesai dan komunis garis keras sudah lenyap. Shebarshin masih memimpin KGB selama satu hari. Namun sebagai orang dari bagian garda lama, tidak ada tempat untuknya lagi. Dia mengundurkan diri pada September 1991.

Sebagaimana agen-agen lainnya yang menganggur. Shebarshin bekerja sebagai petugas keamanan swasta. Dia tetap jadi orang yang dihormati dan kadang terlihat di televisi sebagai komentator politik Timur Tengah dan merilis buku-buku tentang kegiatan mata-matanya hingga akhir Uni Soviet.

Via Key Soviet spy who headed KGB found shot dead
Leonid Shebarshin, mantan KGB meninggal bunuh diri
Ditulis oleh: pada 1 April 2012
Rating: 4.5
Judul: Leonid Shebarshin, mantan KGB meninggal bunuh diri ; Ditulis oleh Bolo Srewu ; Rating Blog: 4.5 dari 5

0 komentar :

Post a Comment