Thursday, April 5, 2012

Petinju Muhammad Afrizal Meninggal Dunia


Almarhum petinju profesional Muhammad Afrizal dikebumikan Rabu malam, setelah sebelumnya disholatkan terlebih dahulu. Meninggalnya petinju nasional asal Medan ini, menambah daftar petinju Indonesia yang tewas diatas ring.

Petinju profesional Indonesia Muhammad Afrizal meninggal dunia pada Rabu, hanya beberapa hari setelah bertarung melawan Irvan Marbun dalam Perebutan Gelar Juara kelas Bulu versi Komisi Tinju Indonesia (KTI).

Muhammad Afrizal yang memasuki ring untuk bertarung melawan Irvan pada Sabtu (31/3) pukul 23:00 WIB, meninggal dunia pada Rabu pukul 4:50 WIB di Rumah Sakit UKI Cawang, Jakarta, setelah mengalami perdarahan otak.

Setelah tidak sadarkan diri pada pukul 1:00 WIB, Afrizal sempat dibawa ke rumah sakit terdekat di kawasan Daan Mogot dan kemudian dirujuk ke RS UKI Cawang.

"Tim Medis di Rumah Sakit UKI sudah melakukan pertolongan terhadap almarhum namun cedera di bagian otaknya cukup berat, sehingga nyawanya tidak tertolong," kata mantan dokter ring tinju KTI Tommy Halauwet.

Sementara dokter KTI saat pertandingan Afrizal melawan Irvan, Putu Agus Partawirawan mengatakan sebelum dan sesudah pertandingan Afrizal dalam kondisi baik, dan layak tanding.

"Sehari sebelum bertanding kami periksa semua petinju, mereka semua layak tanding, Afrizal nadi 60 itu cukup sehat," katanya.

Dokter juga memeriksanya setelah bertanding dan menilai kondisi Afrizal baik-baik saja.

"Di kamar ganti tensi dia 100/70 normal, nadi 70 juga masih normal, kesadaran baik. Tidak ada tanda-tanda pusing, mual ataupun sakit kepala pada petinju," tambahnya.

Afrizal yang pada ronde ketiga jatuh dan bangun setelah wasit menghitung hingga hitungan kedelapan namun pada akhir ronde delapan dia sering kena pukul.

"Kami tidak menghentikan pertarungan hingga ronde ke-12 karena secara fisik kami lihat petinju masih bugar, keseimbangan mereka tidak terganggu, tidak ada pendarahan pada mata, telinga dan hidung," tambahnya.

Diterbangkan ke Medan

Jenazah Muhammad Afrizal pada Rabu Siang diterbangkan ke Medan Sumatera Utara untuk dimakamkan.

Manajer Afrizal, Azhar Latif, mengatakan Afrizal yang juga bekerja di PDAM Sumatera Barat adalah salah satu petinju potensial, dan mantan Juara Pan Asian Boxing Asociation PABA.

Dia sedih rekannya yang dikenal ramah dan mudah bergaul itu telah tiada. Dan yang membuat dia lebih sedih, Afrizal sebenarnya berencana menikah tanggal 15 April mendatang.

Daftar Petinju Indonesia yang Meninggal Dunia pasca bertanding


  1. 1948; Surabaya: Jimmy Koko (lawan: Meyer)
  2. 1950; Surabaya : Rocky Wang (atau Ricky Huang)(lawan: VIC Suatman)
  3. 1959; Surabaya : Robby Pav (lawan: Mohammad Yali)
  4. 1961; ---: Sarono (lawan: Tan Hwa Soei)
  5. 1978; Bandung: Atjeng Jim (lawan: Kai Siong)
  6. 1979; ---: Nasir Kitu (lawan: unknown)
  7. 1980; ---: Syamsul Bachri (lawan: unknown)
  8. 1984; Jakarta: Domo Hutabarat (lawan: Dadang Krinsa)
  9. 1985; --- : Suryanto (lawan: unknown)
  10. 1987; Jayapura: Agus Souissa (lawan: Michael Arthur)
  11. 1988; Blitar: Wahab Bahari (lawan: Hudi)
  12. 1988; ---: Suryanto (lawan: John Bonnex)
  13. 23 Desember 1990; Bontang: Bongguk Kendy (lawan: Bisenti Santoso)
  14. 15 Juli 1993; Jakarta: Yance Samangun (lawan: Mahmud)
  15. 11 Mei 1995; Jakarta : Akbar Maulana (lawan: Bugiarso)
  16. 16 Juni 2000; Jakarta : Dipo Saloko (lawan: Roy Saragih)
  17. 18 November 2000; Belawan: Bayu Young Iray (lawan: Herianto Kalam)
  18. 11 Maret 2001; Bekasi: John Namtilu (lawan: Hasan Purba)
  19. 2 April 2001; Cibinong: Muhammad Alfaridzi (lawan: Kongthawat Ora Sorkiti)
  20. 28 Oktober 2001; Manado: Donny Maramis (lawan: Stenly Kalalo)
  21. 4 Februari 2003; Jakarta : Johannes "Bones" Fransiscus (lawan: Slamet Nizar. "Bones" wafat pada 6 Februari 2003)
  22. 21 September 2003; Sumatera Utara: Mula Sinaga - Petinju Amatir - (lawan: Asahan Tuerino. Mula Sinaga wafat pada 24 September 2003)
  23. 23 Januari 2004; Jakarta : Antonius Jonathan Mosse (lawan: Kaichon sor Vorapin)
  24. 19 Februari 2004; Purwokerto: Jack Ryan (lawan: Syamsul Hidayat)
  25. 5 Maret 2005; Jakarta : Hendrik Bira (lawan:Mones Arepas - Bira lost TKO in 3rd on March 3, 2005)
  26. 16 Juni 2006; Manado : Fadly Kasim (lawan: Jibril Soamole. Kasim kalah TKO6)
  27. 15 Maret 2007; Jakarta : Anis Dwi Mulya (lawan: Irvan Bone). Anis kalah TKO ronde 6, wafat pada 20 Maret 2007.


Via Petinju profesional Muhammad Afrizal meninggal dunia | Wikipedia Indonesia
Judul: Petinju Muhammad Afrizal Meninggal Dunia ; Ditulis oleh Bolo Srewu ; Rating Blog: 4.5 dari 5

2 komentar :

Post a Comment