Monday, January 6, 2014

Penduduk Dubai Terpilih diantara Lebih dari 200.000 Orang untuk Berangkat dalam Misi Mars One

Mengikuti balap untuk menjadi orang pertama yang pergi ke Mars - dan Khalid Al Jaaidi memulainya dengan kesungguhan. Seorang perancang muda berusia 21 tahun telah terpilih bersama 1.058 pelamar untuk misi Mars One. Lebih dari 200.000 orang yang mengirimkan aplikasi untuk berkesempatan menjadi bagian dari koloni pertama dari bumi di planet lain, dan Khalid merasa dia terpilih karena kemampuan alaminya untuk beradaptasi dengan situasi yang berbeda.

"Saya ingin menjadi bagian dari misi ini karena itu akan menjadi hal yang paling menarik yang akan terjadi dalam sejarah kehidupan manusia setelah pendaratan di bulan," kata Khalid yang lahir dan besar di Dubai. "Akan sangat menantang dan seru. Banyak orang berpikir hal itu tidak mungkin, namun saya berpikir program ini memiliki badan komite yang sangat kuat dan sebuah rencana yang bagus. Aku percaya pada mereka." 
Khalid memiliki gelar di bidang komunikasi visual, namun dia berkata hal yang paling penting adalah memiliki pola pikir yang benar. "Semuanya berkaitan dengan seberapa besar tahan, kreatif dan mantap diri Anda. Akan ada masa baik dan sulit, dan Anda harus siap menghadapi masa-masa sulit." 

Sejak melamar program itu, Khalid telah mencoba menyerap sebanyak mungkin informasi seperti kemungkinan dia bisa melihat rumah masa depannya. 
"Satu hal paling menarik yang saya pelajari bahwa Kanada lebih dingin daripada Mars pada musim dingin ini." 
Khalid berkata seluruh petualangan telah benar-benar mengubah cara dia melihat sesuatu. 
"Saya berpikir begitu drastisnya perubahan yang akan saya alami. Saya tidak bisa lagi mengambil apa yang sudah tersedia. Kita harus bekerja keras untuk menjadi mampu hidup di sana, kita harus menanam makanan kita sendiri. Tidak ada lagi biryani."

Khalid, anak termuda dari tujuh bersaudara, tidak memberitahukan keluarganya tentang proyek itu sebelum dia tahu kalau terpilih. "Pada awalnya mereka senang ketika saya beritahu misi itu adalah perjalanan satu kali jalan. Ayah saya mendukung namun dia berpikir program itu untuk para tahanan. Ibu saya tidak percaya hal itu mungkin dan saudara-saudara kandung saya tidak terlalu serius memikirkannya." 
Dia berkata teman-temannya telah menuliskan di media sosial dengan menyebutkan misi "perjalanan camping yang nyata". "Salah satu teman baik saya tidak ingin saya pergi, setiap hari dia mencegah saya untuk tidak berangkat ke Mars dan saya akan belikan kau semua balok Mars yang kau mau," kata Khalid. 

Dia telah merencanakan hidupnya secara berbeda sebelum mengirimkan lamaran pada program Mars One. 
"Orangtua saya masih menanyakan tentang cucu," katanya. 
Haruskah dia menuntaskan hingga seleksi akhir pada tim pertama yang dijadwalkan akan berangkat pada tahun 2023, namun Khalid berkata menikah sekarang dan nanti tidak perlu ditanyakan.  
"Siapa yang ingin seorang suami yang sudah kadaluwarsa?" 
Dia mengakui semua ide ini sedikit membuatnya takut. "Saya cemas, gila kalau tidak merasa demikian. Tetapi sedikit banyak kau tahu kapan kau akan berangkat, jadi kau bisa mengucapkan selamat tinggal." 
Khalid kini berencana untuk mengikuti tes fisik. Langkah selanjutnya tes kesehatan, lalu beberapa interview dengan komite, jumlah terseleksi akan terkurangi lebih banyak lagi. 




Judul: Penduduk Dubai Terpilih diantara Lebih dari 200.000 Orang untuk Berangkat dalam Misi Mars One ; Ditulis oleh me ; Rating Blog: 4.5 dari 5

1 komentar :

Post a Comment