Sunday, February 19, 2012

Video CCTV John Kei - Tan Harry Tantono di Swissbell Hotel

John Refra Kei, pimpinan gangster Jakarta yang ditembak polisi pada Sabtu, 18 Januari 2012 karena dihubungkan dengan kasus pembunuhan Direktur Utama PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono alias Ayung pada 26 Januari 2012. Operasi penangkapan John Kei sendiri sangat cepat dan mengikutsertakan seratusan anggota Polisi Metro Jaya. Dalam video saat kejadian terbunuhnya Ayung di Swissbell hotel tampak adanya John Kei dan anak buahnya yang berjumlah puluhan sementara Tan Harry Tantono terlihat hanya sendirian.

video
Rekaman keberadaan John Kei - Tan Harry Tantono di Swissbel Hotel

Saat ini Polda Metro Jaya juga berusaha untuk mengungkap kasus-kasus kriminal John Kei yang lainnya. Video diatas adalah alasan Polda Metro Jaya untuk melakukan penangkapan Tokoh Masyarakat Indonesia Timur tersebut dan diakui memang bermula dari penyelidikan CCTV di Swissbell Hotel di Jakarta Pusat. Terlihat bahwa ada John Key terekam dalam 13 kamera CCTV yang terdapat di hotel tersebut.

Saat ini John Kei sedang menghadapi berbagai jerat pasal tentang pembunuhan berencana. Sebagai masyarakat biasa tentunya kita hanya bisa menyaksikan jika bukti tentang keberadaan John Kei saat terbunuhnya Tan Harry Tantono menjadi kekuatan untuk mengungkap kebenaran atau hanya sekedar pamer teknologi.

Menurut Rikwanto, saat ini polisi masih terus menyelidiki berbagai aksi kekerasan yang dilakoni lelaki kelahiran 1969 itu. Data masih terus dihimpun aparat. "Masih dicari, sambil jalan kami gali kembali," kata Rikwanto.

Polisi enggan membeberkan secara terperinci kasus-kasus yang melibatkan John Kei itu. Yang pasti, polisi menyatakan untuk kasus pembunuhan ini mereka telah mengantongi cukup bukti.

Rikwanto mengatakan, berdasarkan keterangan awal dari penyidik, John Kei akan dijerat pasal  340 KUHP subsider 338 jo 55 ayat 1 jo 56. "Ancaman hukumannya bisa 20 tahun atau seumur hidup," ujarnya.

Dia  juga mengklarifikasi bahwa kepolisian tidak melarang istri John Kei atau anggota keluarga lainnya untuk membesuk yang bersangkutan. Hanya saja, untuk saat ini, polisi masih membatasi kunjungan karena John harus menjalani operasi pengangkatan proyektil di kaki kanannya.

Pengawalan ketat aparat terhadap John Kei, yang dituduh terlibat pembunuhan, dipertanyakan. "Penjagaan ketat itu apakah untuk melindungi John Kei dari musuh-musuhnya atau sebaliknya?" kata kriminolog Universitas Indonesia, Adrianus Meliala, dalam perbincangan dengan VIVAnews.

Adrianus menilai pengamanan terhadap pria yang diyakini polisi membunuh bos peleburan besi PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono alias Ayung, itu berlebihan. Kendati begitu, Adrianus menjadi maklum jika menimbang John Kei adalah salah satu pemimpin kelompok sipil yang terorganisir. Menurut dia, fenomena John Kei ini sudah seperti menjadi rahasia umum.

"Orang-orang seperti John Kei ini seperti dipelihara, tapi seperti memelihara anak macan. Sekarang yang memelihara itu harus menanggung sendiri akibatnya," kata Adrianus. 

Video milik TVOneNews
Judul: Video CCTV John Kei - Tan Harry Tantono di Swissbell Hotel ; Ditulis oleh Bolo Srewu ; Rating Blog: 4.5 dari 5

0 komentar :

Post a Comment