Thursday, April 5, 2012

Kasus tuduhan Santet, Petani diclurit


Kholiq (55), seorang petani asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah jalan yang tak jauh dari rumahnya, Rabu (4/4/2012). Bekas luka sabetan benda tajam bersarang di bagian leher dan kepala.

Saat ditemukan warga, tubuh Kholiq tertelungkup penuh darah di samping sepeda miliknya yang tergeletak di jalan. Warga yang menemukan segera melaporkan kepada salah satu bintara pembina desa koramil (babinsa koramil) setempat. "Petugas pun langsung mengangkutnya ke mobil untuk dibawa ke rumah sakit," ujar warga.

Menurut perangkat desa, Hamid (54), Kholiq dikenal sebagai sosok yang baik, meskipun oleh banyak orang dituduh memiliki ilmu santet. "Warga pokoknya tahu kalau Kholiq memiliki (ilmu) santet," ungkap Hamid di lokasi kejadian.

Tuduhan mengenai santet itu diduga sebagai alasan tewasnya Kholiq. Pasalnya, di wilayah Kabupaten Pasuruan, khususnya di sejumlah kecamatan di bagian timur Pasuruan, ilmu santet memang kerap dianggap sebagai penyebab bila ada warga yang sakit.

"Kami sudah berpesan kepada warga melalui tokoh-tokoh masyarakat untuk tidak terpancing isu santet. Warga yang sakit kami anjurkan memeriksakan diri ke dokter," ujar Kepala Polsek Pasrepan Ajun Komisaris Mukimin Budiyanto, Rabu.

Untuk memastikan motif pembunuhan ini, Kepala Polisi Sektor Pasrepan masih terus melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan beberapa saksi. Polisi menduga pembunuhan terhadap Kholiq dilakukan oleh lebih dari satu orang dengan mengendarai sepeda motor.

Editor : herupramono
Sumber : Kompas.com
Kasus tuduhan Santet, Petani diclurit
Ditulis oleh: Horizon Inspirasi pada 5 April 2012
Rating: 4.5
Judul: Kasus tuduhan Santet, Petani diclurit ; Ditulis oleh Bolo Srewu ; Rating Blog: 4.5 dari 5

0 komentar :

Post a Comment