Friday, May 4, 2012

XL Memajukan Negeri, Persembahan untuk Indonesia


Sekilas tentang XL Axiata


XL adalah penyedia network GSM yang ternyata perusahannya sudah berdiri sejak bulan Oktober tanggal 8 tahun 1989. Perusahaan XL lama bernama PT Grahametropolitan Lestari yang memiliki bidang bisnis perdagangan dan jasa umum. XL awal ini kemudian berubah namanya menjadi PT Excelcomindo Pratama dan bergerak dalam bidang penyediaan layanan telepon dasar. Hal ini terjadi pada tahun 1994 ketika pemegang saham PT Grahametropolitan Lestari yaitu Rajawali Group mulai bekerjasama dengan NYNEX, AIF dan Mitsui yaitu tiga pemodal dari luar negeri.

Kemudian XL memulai kerjanya dalam bidang jasa telepon seluler di tiga kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Surabaya dan Bandung. Saat itu dimulai pada 6 Oktober 1996 dan perusahaan PT Excelcomindo Pratama masih belum menjadi perusahaan terbuka. Hingga 11 tahun kemudian di tahun 2005 XL mencatatkan diri dalam bursa saham di Bursa Efek Jakarta menjadi perusahaan publik yang bergerak di bidang telekomunikasi. Saham terbesar dimiliki oleh Axiata Group Berhad via Axiata Investments Sdn Bhd sebanyak 66% dan Etisalat - Emirates Telecomunications Corporations via Etisalat International Indonesia Ltd sebesar 13.3 %.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan


Hingga menjadi seperti sekarang ini XL menjadi pengelola dan penyedia layanan seluler dengan jaringan yang semakin berkembang. CSR atau Corporate Social Responsibility dapat dilihat di halaman Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang secara singkat memperlihatkan apa yang dilakukan XL dan sumbangannya terhadap Pendidikan, Ekonomi hingga Lingkungan dan kebencanaan. Untuk Internet bagi para blogger pastinya sudah tahu ada ISBA, Internet Sehat Blog Award yang secara periodik memberikan penghargaan kepada blogger yang menulis dan konten blog yang sehat. Belum lagi program-program yang mensupport kegiatan pendidikan anak seperti Taman Pintar di Yogyakarta. Fasilitas sistem informasi pendidikan untuk sekolah-sekolah hingga perpustakaan keliling yang didukung oleh XL Axiata.

XL Memajukan Negeri, Pengembangan Layanan dan Support Komunitas Online


Pada awal bulan April, tepatnya pada tanggal 11 April 2012 dalam blog the Suryaden artikel menyaksikan peresmian BTS ke 30 ribu #XLMemajukanNegeri diceritakan tentang XL Axiata yang meresmikan BTS ke 30.000. Sungguh BTS XL Axiata yang berada di Kecamatan Cangkringan Sleman Yogyakarta ini berada tidak jauh dari lokasi bencana Merapi yang terkena awan panas. Berada di wilayah pedesaan kalau tidak bisa dikatakan sebagai kaki gunung. Membuka mata dan bukti yang sudah sangat jauh berkembang dibandingkan awal waktu dahulu ketika Perusahaan XL hanya beroperasi di kota-kota besar.

XL Axiata sangat dekat dengan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan generasi muda dan teknologi komunikasi. XL sering disebut dalam acara-acara pertemuan dan workshop sebagai pendukung acara jika tidak bisa dikatakan sebagai pendukung pelaksanaan kegiatan dalam event blogger bahkan hingga dalam sarasehan-sarasehan tingkat komunitas daerah seperti dicipok 'Digital Cipta Kreatif Lokal' di Yogyakarta.

Hashtag-hashtag di twiterland yang mengekspresikan perjuangan XL untuk Memajukan Negeri selalu tercipta dalam event-event yang didukung XL. Tak terhitung berapa banyak hashtag yang menarik dan tentusaja juga hasil kreasi rekan-rekan pegiat maya juga untuk mengkampanyekan kegiatannya untuk mengisi kemerdekaan ini dalam bidang informasi dan teknologi maupun kegiatan bernuansa sosial lainnya. Acapkali bersliweran hashtag yang menarik perhatian seperti XLaluCintaIndonesia, XLHore, XLaluBerbagi, XLJagoanMuda, XLMemajukanNegeri, XLaluRela, AxiataCup, dan banyak lagi lainnya yang tidak penulis ketahui.



Kategori penghargaan untuk Best Customer Care Service (XL) bagi XL memang patut, dan perusahaan macam apa yang tidak mengedepankan layanan terhadap para pelanggannya, memang ada dan mungkin karena overload atau karena memang hanya mengejar layanan yang lainnya, namun jadinya akan sangat jauh dari rasa manusiawi, bukan?. Apa kurang keren ketika XL mendapat penghargaan Most Innovative Product (XL), produk yang sangat inovatif. Seperti apa yang terjadi dalam dunia pendidikan maupun gambaran umum mengapa negeri ini tidak memiliki indeks pembangunan manusia (IPM) yang tinggi adalah karena kurangnya memberikan semangat dalam berinovasi dan mendorong kreatifitas. Kemudahan-kemudahan bekerjasama dan dorongan memacu kreatifitas dengan XL dibuktikan dengan banyaknya event yang disponsorinya. Blogger mana yang tidak tahu siapa pendukung Blogger Nusantara yang kopdarnya gegap gempita tersebut, XL berada di balik kesuksesan event blogger tersebut.

XL Memajukan Negeri, XL Edusolutions program XL Down to Earth


Tidak ada gunanya ketika hanya membidik generasi dalam hal hura-hura, penggunaan biaya pulsa harus bisa diarahkan baik oleh operator selular maupun lembaga yang bergerak di bidang pemanfaatan teknologi informasi menjadi sebuah karya atau produk yang bermanfaat bagi kreatifitas dan prestasi anak bangsa. Gebrakan XL Down to Earth lainnya adalah XL Edusolutions di mana XL Axiata berkeinginan untuk turut serta terlibat aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Program XL Edusolutions ini menggaet sekolah dan kampus yang tergabung dalam program XL School & Campus Community, tahun ini saja dilaporkan dalam pers rilis PT XL Axiata bahwa sudah ada 1000 sekolah dan kampus yang mendapatkan XL Sifoster (Sistem Informasi Sekolah Terpadu) yaitu layanan digital terintegrasi melalui platform internet dan SMS yang fungsinya untuk menjembatani informasi antara kampus dan sekolah kepada pelajar dan orang tua secara cepat. XL mentargetkan sampai akhir tahun ini ada 2.500 sekolah atau kampus se-Indonesia yang memiliki fasilitas ini.

Selain inovasi kreatif seperti 3 in 1 Card dimana satu chip kartu XL dapat berfungsi sebagai kartu absensi, ATM dan kartu Pelajar dengan menggunakan teknologi RFID - Radio Frequency Identification, yaitu sistem identifikasi menggunakan frekuensi radio. Teknologi ini sangat praktis dan mendukung pengembangan-pengembangan baru selain untuk transaksi dan mendekatkan masyarakat dengan bank. Juga XL Free WiFi, program untuk mendukung penggunakan TIK -Teknologi Informasi Komunikasi di sekolah dan Kampus.

XL Free WiFi ini adalah pintu untuk pengembangan selanjutnya, dimana perpustakaan maupun catatan-catatan perkembangan anak bisa digunakan secara kreatif menggunakan aplikasi web based yang bisa juga dikembangkan agar dapat diakses dengan aplikasi mobile. Jarak antara rumah dan sekolah akan menjadi lebih dekat dan nyata, jika sekolah mampu mengadakan pembuatan aplikasi maupun perpustakaan online yang bisa jadi tidak hanya berisi buku elektronik, namun juga bisa berupa permainan maupun sarana mengajar dengan teknologi informasi dan komunikasi yang lebih terkemas rapi. Nilai lain pengembangan dari hal ini adalah sistem pendokumentasian kegiatan belajar yang transparan dan akuntabel.

185 sekolah sudah terpasang XL Free WiFi dan akan menyusul hingga 500 sekolah/kampus yang ditargetkan akan terpenuhi pada akhir tahun 2012. Program ini adalah bagian persembahan XL Memajukan Negeri yang berada dalam direktori Program XL Youth & Campus Community.

Menurut Titus Dondi, VP Enterprise and Community XL Program XL Youth & Campus Community ini mendorong Educations Development yang berisi Program pengembangan pendidikan, Try Out, Workshop, Kuliah Umum, XL visit dan lain-lain. Program yang telah diluncurkan sejak 1 Mei 2010 ini menggawangi juga usaha Creative Development seperti Program Pengembangan Kreativitas Pelajar diantaranya Kompetisi Mading Online, Kompetisi Olah Raga, Pensi, Bintang Pelajar. Sementara solusi XL untuk dunia pendidikan di Indonesia adalah instalasi gratis Layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi di sekolah dan kampus di Indonesia yang masuk dalam bidang Information Technology Development.


Memajukan Negeri Indonesia


XL Memajukan Negeri, janganlah menjadi slogan semata. Banyak hal yang bisa dilakukan, dan hal yang bisa dipungkiri adalah sebagian besar penduduk Indonesia berada di Pedesaan. Mungkin Desa masih dilirik sebelah mata karena pengguna gadget maupun kemampuan penggunaan TIK masih belum dianggap. Pandangan seperti itu harus segera cepat ditepiskan. Karena pedesaan dengan resources kekayaan yang tidak terbatas, menyebar luas ke seantero negeri. Warga desa hanya kekurangan sarana infrastruktur yang dapat menjangkau kebutuhannya yang tidak jauh berbeda dengan manusia lain yang tinggal di kota.

Memajukan negeri Indonesia jika hanya terfokus pada program perkotaan memang tidak ada habisnya, dan akan selalu kurang. Desa kadang tidak dianggap sebagai sokoguru ekonomi. Padahal desa adalah tempat inkubasi bisnis yang sangat besar pengaruhnya bagi sebagian besar warga negara, dan sangat menyentuh bumi, tidak terlalu mahal dan bahkan tidak akan membuat para operator rugi karena tirai teknologi jika terbuka dengan lebar, maka cakupan, kenyamanan dan akses yang tak terbatas akan terbentuk dengan sendirinya. Lihat saja betapa orang-orang ndeso secara gotong royong dan mandiri membangun desanya, tanpa pernah berharap anggaran APBN maupun APBD selain karena tidak mampu mengaksesnya, semangat kemandiriannya lebih terjelma dari pergaulannya dengan alam.

Memang sudah menjadi kewajiban bagi setiap warga dan perusahaan korporasi di Indonesia untuk ikut berkiprah memajukan bangsa dan negara. Inovasi dan kreasi produk dari XL Axiata tetap masih ditunggu banyak orang dalam kerangka besar XL Memajukan Negeri, maupun perluasan cakupan wilayah jangkauan telekomunikasinya.

Desa Membangun, sebuah gerakan yang mengadvokasi masyarakat desa dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mengembangkan layanan Desa, sangat merasakan dan menginginkan kontribusi dan ide-ide kreatif dari perusahaan telko untuk bisa bekerja sama saling mendukung. Dan ketika ada sarasehan di Jogloabang, XL Axiata menawarkan program yang sangat menggiurkan yaitu XL komunitas yang memberikan benefit bagi para member komunitas. Dalam Gerakan Desa membangun, inovasi ini tak henti-hentinya ditanyakan bagaimana menggunakannya, dan orang-orang masih berdoa agar XL Axiata mau segera berinovasi mengembangkan jangkauan layanan hingga ke desa-desa, karena tagline 'Ndeso' benar-benar dianggap sebagai hal positif sebagai harapan bahwa TIK mampu segera menembus batas hingga ke desa-desa.

Ditambah dengan cerita nyata meskipun saat ini internet unlimited dari XL berkurang kecepatannya menjadi 384 kbps, namun kenyataannya dengan sangat suka penulis memakainya karena meskipun kuota sudah habis namun XL masih berjalan dalam kecepatan 128 kbps tidak terlalu mengurangi kenyamanan berinternet, dibandingkan dengan pihak penjual jasa internet unlimited lainnya yang langsung menjadi super lemot atau bahkan ada yang berhenti sama sekali tidak bisa dipergunakan karena over kuota adalah kiamat.

Tidak sedikit orang yang berharap, kapan XL akan segera memperluas jaringannya. Layanan inovatif dan agak gila menjadi harapan banyak orang untuk ikut berpartisipasi dan berkarya bagi bangsa melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi. Baik yang muda, yang sekolah, maupun para pengguna yang tidak tahu sama sekali teknoloi, dan mereka berkata... hanya XL yang suara telponnya paling jernih, ahai... semoga XL Memajukan Negeri tak akan pernah dihinggapi rasa lelah.

[ Sejarah singkat XL dikutip via History | Foto via menyaksikan peresmian BTS ke 30 ribu #XLMemajukanNegeri ]

XL Memajukan Negeri, Persembahan untuk Indonesia
Ditulis oleh: Horizon Inspirasi pada 4 Mei 2012
Rating: 4.5
Judul: XL Memajukan Negeri, Persembahan untuk Indonesia ; Ditulis oleh Bolo Srewu ; Rating Blog: 4.5 dari 5

4 komentar :

Post a Comment