Saturday, February 25, 2012

Prosesor 2 core bisa lebih baik dari 4 core : TI OMAP 5, Benchmark, Video

Prosesor dual core bisa lebih baik dari quad core : TI OMAP 5, Benchmark, Video

Prosesor TI OMAP 5 yang akan hadir akan menjadi chip prosesor yang didesain dalam lingkungan arsitektur ARM Cortex-A15. Secara teori akan memberikan tenaga yang lebih daripada chip prosesor saat ini yang tercepat, meskipun dengan energi baterai yang lebih irit. Namun hal itu adalah teori diatas kertas, bagaimana kenyataanya?

Demo yang diperlihatkan oleh video dari Texas Instruments adalah setingkat lebih dari itu.

Texas Instruments mengadu kecepatan antara Prosesor dual core OMAP 5 melawan Prosesor quad core yang menggunakan desain ARM Cortex-A9. Prosesor Tegra 3 dari NVIDIA adalah prosesor yang paling banyak beredar di pasaran saat ini, jadi sangat beralasan jika menggunakannya untuk di pasangkan dalam demo ini.

Dalam uji coba di video di bawah ini diantaranya adalah memainkan audio MP3, download video, dan proses membuka web yang memiliki gambar yang besar dan berbasis HTML5. Chip OMAP 5 dalam kecepatan clock 800 MHz dan satunya lagi Tegra 3 ARM Cortex-A9 denga kecepatan prosesor clock pada 1.3 GHz.


TI - Texas Instruments mungkin tidak akan mengeluarkan video ini jika chip prosesornya kalah, namun yang sangat memukau adalah bahwa tablet dengan prosesor OMAP 5 chip berhasil menyelesaikan tes uji coba lebih cepat dari setengah waktu yang dibutuhkan oleh Prosesor Cortex-A9.

Kita masih harus menunggu hingga tahun 2013 untuk memiliki produk handphone atau tablet dengan prosesor OMAP 5, dan pada saat itu mungkin tidak hanya ada dua prosesor tersebut. Namun jika anda masih beranggapan dan heran kecepatan seperti apa yang ada dalam kenyataan kecepatan dan perbedaan antara prosesor berarsitektur Cortex-A9 dan Cortex-A15. Dengan menyaksikan video tersebut mulai saat ini anda akan tahu dan memahaminya.
Judul: Prosesor 2 core bisa lebih baik dari 4 core : TI OMAP 5, Benchmark, Video ; Ditulis oleh Bolo Srewu ; Rating Blog: 4.5 dari 5

0 komentar :

Post a Comment