Thursday, March 15, 2012

Cerca Trova : Kode Peninggalan Leonardo Da Vinci

Cerca Trova : Kode Peninggalan Leonardo Da Vinci






Para arkeolog menemukan sebuah pesan rahasia yang tersembunyi dalam sebuah lukisan Leonardo da Vinci. Pesan itu terungkap di balik dinding Vechio Palazzo, sebuah istana kuno di Florensia yang berdiri sejak 1300-an.

Pesan rahasia itu bertuliskan 'carilah dan kamu akan menemukan' (Cerca trova) pada sebuah lukisan mural di dinding karya Da Vinci. Menurut Dailymail.co.uk, Selasa, (13/3), para peneliti ternyata mengungkapkan pesan rahasia tersebut merujuk pada sebuah karya Da Vinci yang telah hilang sejak 400 tahun yang lalu.

Lukisan yang hilang tersebut berjudul The Battle of Anghiari dilukis pada tahun 1505 Masehi dan menjadi legenda "The Lost Leonardo":
The Battle of Anghiari (1505) is a lost painting by Leonardo da Vinci at times referred to as "The Lost Leonardo", which some commentators believe to be still hidden beneath one of the later frescoes in the Salone dei Cinquecento (Hall of the Five Hundred) in the Palazzo Vecchio, Florence. Its central scene depicted four men riding raging war horses engaged in a battle for possession of a standard, at the Battle of Anghiari in 1440.

Many preparatory studies by Leonardo still exist. The composition of the central section is best known through a drawing by Peter Paul Rubens in the Louvre, Paris. This work, dating from 1603 and known as The Battle of the Standard, was based on an engraving of 1553 by Lorenzo Zacchia, which was taken from the painting itself or possibly derived from a cartoon by Leonardo. Rubens succeeded in portraying the fury, the intense emotions and the sense of power that were presumably present in the original painting. Similarities have been noted between this Battle of Anghiari and the Hippopotamus Hunt painted by Rubens in 1616.

In March 2012, it was announced that a team led by Maurizio Seracini has found evidence that the painting still exists on a hidden inner wall behind a cavity, underneath a section of Vasari's fresco in the chamber.[1]
Sebuah kamera mini endoskopi dimasukkan ke dalam bagian dinding di Vechio Palazzo, dan memperoleh sampel dari pigmen kimia yang Da Vinci juga digunakan dalam lukisan Mona Lisa. Lukisan Mona Lisa dianggap salah satu karya Da Vinci yang paling fenomenal, yang diasumsikan telah hancur oleh api pada abad ke-16.

Penemuan ini membuat peneliti percaya bahwa mungkin berbagai karya Da Vinci yang fenomenal telah sengaja disembunyikan oleh pelukis lain. Para arkeolog mulai menyelidiki mural di Vechio Palazzo setelah seorang arkeolog menemukan kata-kata, 'Cerca trova'.

"Data-data yang ditemukan ini sangat menggembirakan," kata Peneliti dari National Geographic, Maurizio Seracini. Meskipun Ilmuwan masih dalam tahap awal penelitian, dan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memecahkan misteri ini.

Pada 1503, Da Vinci ditugaskan oleh Gonfaloniere Piero Soderini melukis 'Pertempuran Anghiari' di Aula 500 dari Palazzo Vecchio, pusat pemerintahan di Florence.

Lukisan itu memperingati kemenangan 1440 dari pertempuran di dataran Anghiari antara Milan dan Liga Italia dipimpin oleh Republik Florence. Para Florentines hadir sebagai kekuatan penting di Italia tengah, mendominasi Kepausan dan politik Italia selama ratusan tahun.

Karya Leonardo Da Vinci sendiri sempat heboh dalam dunia perfilman, melalui film fiksi ilmiah yang berjudul Da Vinci Code. Film itu menceritakan bagaimana rahasia lukisan karya Da Vinci mengungkap tentang sosok Jesus dalam lukisan 'the Last Supper'nya.

Leonado Da Vinci adalah seniman sekaligus ilmuwan yang lahir pada 1452, zaman pencerahan (Renaissance) Eropa. Karyanya beserta karya ilmuwan zaman pencerahan lain, seperti Galileo Galilei banyak ditentang oleh pihak gereja pada saat itu yang menentang ilmu pengetahuan. Namun karena pendekatan ilmiah Da Vinci dengan menggunakan seni membuat dirinya lebih aman dibanding Galileo.



Tom Hanks dalam Film Da Vinci Code : Sinopsis

Ketika berada di Paris dalam rangka urusan bisnis, ahli simbol Universitas Harvard bernama Robert Langdon menerima telepon penting saat larut malam yang mengabarkan terbunuhnya seorang kurator museum terkenal Louvre.

Didekat tubuh pria tua itu, polisi menemukan sejumlah simbol yang tidak bisa dijelaskan. Kontan, Langdon langsung menyelidiki kasus aneh tersebut dan ia sangat terkejut saat mendapatkan bahwa semua itu berhubungan dengan sejumlah petunjuk yang mengarah pada lukisan Mona Lisa karya maestro Leonardo da Vinci.

Selidik punya selidik, di balik lukisan tersebut terdapat sejumlah kode sandi yang mengarah pada rahasia besar di masa lalu yang berhubungan dengan sebuah kontroversi terbesar sepanjang sejarah.

Belakangan, Langdon bergabung dengan seorang ahli bahasa kuno Sophie Neveu dan berhasil menemukan bahwa kurator yang ditemukan meninggal tersebut berhubungan dengan organisasi rahasia berumur ratusan tahun Priory of Sion yang sejumlah anggota terkenalnya adalah ilmuwan terkenal dunia seperti Sir Isaac Newton, Botticelli, Victor Hugo, dan Da Vinci sendiri.

Dalam petualangannya menyusuri jalan-jalan kota Paris dan London, keduanya harus berpacu dengan seorang musuh misterius yang terus mengikuti tiap langkah mereka. Satu-satunya harapan adalah membuka rahasia dibalik rahasia semua misteri tersebut, atau seluruh rahasia dibalik Priory dan lukisan Da Vinci bakal musnah selamanya.

Selain menjadi salah satu film paling ditunggu di tahun 2006, Da Vinci Code yang diambil dari novel karangan Dan Brown tersebut juga menjadi film paling kontroversial yang di beberapa negara telah dilarang peredarannya karena dianggap menghina ajaran Kristiani.

Padahal, sejumlah bintang terkenal ikut meramaikan film satu ini, mulai dari si peraih dua piala Oscar Tom Hanks sebagai tokoh utama, Audrey Toutou yang tampil mengagumkan di Amelie, Ian McKellen (trilogi The Lord of the Rings), Alfred Molina (Spiderman 2), hingga Paul Bettany dan Jean Reno.

Sumber Yahoo! Via Republika | Sinopsis
Judul: Cerca Trova : Kode Peninggalan Leonardo Da Vinci ; Ditulis oleh Bolo Srewu ; Rating Blog: 4.5 dari 5

0 komentar :

Post a Comment