Friday, March 9, 2012

Mengapa Android Market menjadi Google Play?

Mengapa Android Market menjadi bagian Google Play?
Memang sebuah pertanyaan penting mengapa Android Market menjadi Google Play? Banyak kira-kira jawabannya selain persaingan dengan iOS Apple yang semakin sengit, pergerakan Facebook Platform pun adalah sebuah gerakan yang cukup dahsyat. Namun ada gerakan lagi dari Zynga, konntributor games untuk Facebook (kalo boleh dikatakan begitu). Zynga pun akan membuat platform games tersendiri.

Wow. Ada rencana besar dibalik hal tersebut.

Manajer Produk Google+ Punit Soni menyarankan sebuah rencana untuk menyeragamkan bermacam-macam platform game. Pada Konferensi Developer Game di San Fransisco, Soni mengatakan bahwa di tahun depan mereka tidak lagi di sini untuk mengobrolkan tentang Google+ Game, game di Chrome Web Stor, Game untuk klien native Android, namun mereka akan berdiskusi mengenai Google Games.

Belum jelas apakah yang dimaksud dengan perkataan Punit Soni tersebut, karena memang belum ada teknologi yang dimiiki Google untuk menyamakan platform-platform tersebut, namun terlihat jelas bahwa Google+ menjadi inti dari pemikiran tersebut.

Punit Soni mengatakan bahwa Google bekerja keras untuk membangun platform game di Google+ sejak dirilisnya Google+. Sehingga kemudian muncul ada Google hangout, tekno Chrome Native Client, dan notifikasi baru untuk mempromosikan game ke teman, seperti yang di katakan oleh Venture Beat.

Unifikasi platform game di Google+ memang masuk akal, jika di sambungkan dengan Privacy Policy Google yang baru yang menjadikan satu dari banyak poin di kebjakan privasi yang lama, termasuk sharing user data diantara layanan-layanan Google. Dan kemarin barusaja diluncurkan Google Play yang akan menjadi satu tujuan - atau satu tempat dimana semua perusahaan akan dapat melihat seluruh konten yang dapat dibeli melalui perangkat mobile dan browser.

It's no surprise that Google is eyeing the success of competitors like Facbeook and Zynga, with Zynga — which provides a whopping 12% of Facebook's revenue — breaking out with its own game platform that launched just last week. We're not sure what Google will do to make its own unified game platform stand out from Facebook, Zynga, or even iOS, but something like Google's Native Client tech could give it an edge: Ubisoft just announced on March 5th that its critically acclaimed From Dust will be coming to Chrome in April. "We realize that gaming is at an interesting point in its evolution and we have technology and platforms to push it to the next level," Soni says. We'll have to wait and see if that "next level" is more engaging than Google+ has been on its own.
Source VentureBeat: Google product manager says unified gaming platform in the works, to arrive 'by next year'



Judul: Mengapa Android Market menjadi Google Play? ; Ditulis oleh Bolo Srewu ; Rating Blog: 4.5 dari 5

0 komentar :

Post a Comment