Friday, March 23, 2012

Cara mudah tes darah : Kasus Serangan Jantung Fabrice Muamba

Pemain sepak bola Fabrice Muamba roboh saat bermain di lapangan, jantungnya terhenti selama 78 menit.

Sebuah tes sederhana dan murah yang bisa menunjukkan tanda akan terjadinya serangan jantung akan tersedia tahun depan.

Tes ini menjadi angin sejuk bagi orang-orang tua yang rentan terhadap serangan jantung
Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka sangat dekat dengan ‘obat jantung’ – sebuah tes darah dilakukan jika seseorang mengalami puncak menuju serangan jantung.

Pasien-pasien ini kemudian bisa diberikan obat-obatan untuk mencegah serangan jantung.

Di masa yang akan datang, bahkan mungkin untuk menggunakan mikrochip yang dipasang di dalam tubuh untuk mendeteksi tanda-tanda bahaya.

Penyakit jantung adalah pembunuh yang tertinggi di Inggris dengan seorang meninggal karena serangan jantung dalam setiap enam menit.

Studi tersebut, oleh para peneliti AS di Scripps Research Institute yang terkemuka di La Jolla, California, berfokus pada sel-sel yang dikeluarkan saat arteri retak yang mengacu pada sebuah serangan jantung.

Sebagian besar serangan jantung dimulai dengan retakan arteri yang terjadi sedikit demi sedikit karena rusak akibat merokok, tekanan darah tinggi atau faktor lain.

Setelah beberapa minggu, sebuah gumpalan darah menutup kerusakan, menghalangi pasokan darah dalam proses dan menyebabkan serangan jantung. Tes-tes yang ada terkini untuk kesehatan jantung tidak mampu meneliti retakan ini.

Hal ini berarti banyak orang yang pergi ke rumah sakit dengan keluhan sakit di dada disarankan pulang kembali dengan catatan kesehatan yang bersih, hanya saja kemudian terkena serangan jantung beberapa hari kemudian.

Sebuah tes baru pada darah bisa membantu melihat apakah seseorang pada ambang sebuah serangan jantung. Para peneliti AS yang mengembangkan tes itu yakin hal ini akan memungkinkan untuk memprediksi serangan jantung yang akan terjadi dua sampai tiga minggu sebelumnya. Diharapkan tes ini senilai di bawah £65 per orang.

Tes baru tersebut akan ditambahkan pada pasien yang mengalami nyeri di dada.

Para peneliti membandingkan sampel darah dari pasien yang terkena serangan jantung dengan orang sehat.
Terungkap perbedaan dalam sel darah yang berbaris dalam arteri sebelum terpecah ke dalam aliran darah.

Pemain sepak bola Fabrice Muamba roboh saat bermain di lapangan minggu lalu dan jantungnya terhenti selama 78 menit.
Pada pasien serangan jatung, sel endotel yang bersirkulasi akan lebih banyak dan secara tidak normal berbeda bentuk, begitu dilaporkan dalam jurnal Science Translational Medicine kemarin.

Para peneliti yakin perbedaan harus diperhatikan saat arteri retak, sehingga memungkinkan untuk memprediksi serangan jantung.
Pemimpin peneliti Dr Eric Topol mengatakan mungkin sebuah sampel tes darah akan siap digunakan sebelum akhir tahun depan.

‘Bisa menjadi cara yang ideal untuk mendiagnosa serangan jantung yang akan terjadi,’ katanya.

Peneliti Dr Paddy Barrett mengatakan: ‘Kita secara potensial bergerak lebih dekat lagi menuju pengobatan kardiovaskular dalam hal memprediksi mereka yang berada pada ambang serangan jantung.’

Namun ahli jantung dari Inggris lebih berhati-hati, dengan mengatakan bahwa walaupun penemuan ini menggembirakan, namun itu masih pada tahap pendahuluan.

Profesor Peter Weissberg, direktur medis British Heart Foundation mengatakan ‘Studi tersebut hanya menunjukkan bahwa pasien yang bergolak terhadap serangan jantung memiliki sel-sel yang abnormal. Tidak menunjukkan bahwa sel-sel tersebut hadir saat mulainya serangan jantung.

Studi ini harus digali dengan studi-studi lebih lanjut. Juga penting untuk menunjukkan bahwa sel-sel yang abnormal nampak selama serangan jantung dan tidak hadir pada penyakit-penyakit lainnya.’

Sumber : A test to tell if you'll have a heart attack within three weeks
Cara mudah tes darah : Kasus Serangan Jantung Fabrice Muamba
Tranlasi on Mar 23 2012
Rating: 4.5
Judul: Cara mudah tes darah : Kasus Serangan Jantung Fabrice Muamba ; Ditulis oleh Bolo Srewu ; Rating Blog: 4.5 dari 5

0 komentar :

Post a Comment